This could have been just another dayBut instead we're standing hereNo need for words it's all been saidIn the way you hold me near
I was alone on this journeyYou came along to comfort meEverything I want in life is right here'Cause
This is not your ordinary, no ordinary loveI was not prepared enough to fall so deep in loveThis is not your ordinary, no ordinary loveYou were the first to touch my heartAnd everything right again with your extraordinary love
I get so weak when you look at meI get lost inside your eyesSometimes the magic is hard to believeBut you're here before my very eyes
You brought joy to my worldSet me so freeI want you to understandYou're every breath that I breathe
This is not your ordinary, no ordinary loveI was not prepared enough to fall so deep in loveThis is not your ordinary, no ordinary loveYou were the first to touch my heartAnd everything right again with your extraordinary love
From the very first time that we kissedI knew that I just couldn't let you go at allFrom this day on, remember thisThat you're the only one that I adore
Can we make this last foreverThis can't be a dream'Cause it feels so good to me
This is not your ordinary, no ordinary loveI was not prepared enough to fall so deep in loveThis is not your ordinary, no ordinary loveYou were the first to touch my heartAnd everything right again with your extraordinary love
This is not your ordinary, no ordinary loveI was not prepared enough to fall so deep in loveThis is not your ordinary, no ordinary loveYou were the first to touch my heartAnd everything right again with your extraordinary love
Sabtu, 29 Desember 2012
beethoven
Walaupun menderita tuna rungu, karyanya tetap luar biasa. Foto: madnessofartMusisi luar biasa, Ludwig van Beethoven dilahirkan tahun 1770 di kota Bonn, Jerman. Dari kecil sudah terlihat jelas bakat musiknya yang cemerlang. Kemampuan Beethoven juga tercermin dari buku musik ciptaannya yang muncul pertama kali tahun 1783.Beethoven belajar banyak dari musisi terkenal seperti Mozart. Pertemuannya dengan Mozart terjadi saat Beethoven memasuki usia remaja. Namun itu pun hanya berlangsung singkat.Tahun 1792 Beethoven kembali ke Wina dan sempat merasakan belajar musik dengan Haydn yang kala itu pencipta musik Wina kesohor.Beethoven memutuskan untuk menetap di Wina. Saat itu Wina memang dikenal sebagai kota yang sering menghasilkan musisi handal.Rasa musik Beethoven yang tinggi sebagai pemain piano sangat mengesankan orang yang mendengar. Dia berhasil baik selaku pemain maupun guru. Kemampuan dalam bermusik terus mendorongnya untuk menciptakan musik.Tidak berhenti sampai di sana, memasuki umur pertengahan dua puluhan ke atas, dia sudah mampu menerbitkan dan menjual buku ciptaan musiknya tanpa kesulitan apa pun.Ketika Beethoven berumur di ujung dua puluhan, tanda-tanda ia bermasalah dengan pendengaran mulai tampak. Tentu saja gejala ini sangat merisaukan si komponis muda. Tuli bagi seorang pencipta musik betul-betul suatu malapetaka. Sampai suatu ketika Beethoven ingin bunuh diri. Untungnya, peristiwa itu tidak terjadi.
Beethoven juga sempat belajar dengan Mozart, loh! Foto: contentserveTahun-tahun antara 1802-1815 sering dianggap masa pertengahan karier Beethoven. Di tahun-tahun itu, Beethoven harus beristirahat karena penyakitnya semakin parah. Ia bahkan kesulitan untuk mendengar.Kepercayaan diri Beethoven mulai menurun. Ia takut bertemu dengan orang dan benar-benar menjadi seorang yang tuna rungu. Tidak pernah lagi bergaul dengan masyarakat.Walaupun begitu, Beethoven tetap berusaha menciptakan karya-karya yang hebat.Karya musik Beethoven terus berkembang. Waktu terus berjalan namun perhatian yang diterimanya makin lama makin berkurang. Seharusnya, ia menjadi komponis yang pupuler. Namun yang dikenal hanya karyanya yang terus menuju kesuksesan.Di usia empat puluhan Beethoven, pendengaran Beethoven sama sekali tidak berfungsi. Akibatnya, dia tak pernah lagi tampil di muka umum dan semakin menjauhi masyarakat. Hasil karyanya semakin sedikit dan semakin sulit dipahami.Sejak itu dia menciptakan musik tapi hanya untuk dirinya sendiri dan beberapa pendengar yang punya ideal masa depan. Dia pernah mengatakan kepada seorang kritikus musik, “Ciptaanku ini bukanlah untukmu tetapi untuk masa sesudahmu.”Beethoven dianggap menghasilkan ciptaan yang tidak sekedar sama dengan apa yang dihasilkan sebelumnya, melainkan hasil karya terbesarnya. Di tahun 1827, dia meninggal dunia di Wina pada usia lima puluh tujuh tahun.Semasa hidupnya Beethoven telah menghasilkan 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi. Tetapi, yang lebih penting dari jumlah ciptaannya adalah segi kualitasnya.Karyanya merupakan kombinasi luar biasa dari perasaan yang mendalam. Beethoven memperagakan bahwa musik instrumental tak bisa lagi dianggap hanya memiliki nilai seni nomor dua. Ini dibuktikan dari komposisi yang disusunnya yang telah mengangkat musik instrumental itu ke tingkat nilai seni yang amat tinggi.Misteri Lagu Fur EliseSalah satu mahakarya Beethoven yang terkenal berjudul Fur Elise. Judul ini merupakan bahasa Jerman yang artinya “Untuk Elise”. Sebenarnya, lagu ini adalah nama yang populer untuk “Bagatelle in A minor”, sebuah musik piano solo karya Ludwig van Beethoven yang ditulis sekitar tahun 1810
.
Ada yang bisa memainkan lagu Fur Elise? Foto: mcpianoPara peneliti Beethoven tidak tahu siapa sebenarnya Elise yang dimaksud. Ada sebuah teori yang terkenal mengatakan bahwa pada mulanya karya tersebut berjudul “Für Therese”.Therese yang dimaksud adalah Therese Malfatti von Rohrenbach zu Dezza (1792-1851), wanita yang ingin dinikahi Beethoven tahun 1810. Sayangnya, ia menikahi pria lain sebelum Beethoven menyatakan perasaan cinta kepadanya.Therese adalah puteri dari saudagar dari Wina, Jacob Malfatti von Rohrenbach (1769-1829). Ketika karya tersebut dipublikasikan tahun 1865, penemunya, Ludwig Nohl, salah menyalin judulnya sehingga menjadi “Für Elise” dan autographnya pun hilang.Melodi Für Elise yang terkenal menjadi petunjuk inisial wanita yang dicintai Beethoven. Melodinya dimulai dengan nada E – D# – E, atau enharmoninya E – E? – E. Nah, melodi itu dalam bahasa Jerman sama dengan E – Es – E, huruf yang menjadi nada lagu dari nama ThErESE atau bahkan EliSE.
Blogger templates
to this news is , i need to give you some information taht this blog is copas from other website or blog but i need to help you find what did you need to fine because of teht if the owner of the web or blog visit my blog than claimed my blog . please pardon me
Popular Posts
-
Walaupun menderita tuna rungu, karyanya tetap luar biasa. Foto: madnessofartMusisi luar biasa, Ludwig van Beethoven dilahirkan tahun 1770 d...
-
This could have been just another day But instead we're standing here No need for words it's all been said In the way you hold me ne...
Blogger news
Felix Baumgartner, skydiver asal Austria, berhasil melaksanakan misinya memecahkan rekor skydiving dunia. Berdasarkan laporan AP, Senin (15/10/2012) dini hari WIB, pria tersebut telah mendarat.
Baumgartner terjun dengan balon udara. Penerjunannya akhirnya berhasil dilakukan setelah dua kali penundaan pada Senin (8/10/2012) dan Selasa (9/10/2012). Penundaan sebelumnya terpaksa dilakukan karena faktor angin yang akan mengganggu penerjunan.
Sekitar tiga jam sebelum artikel ini diturunkan, BBC melaporkan bahwa balon udara Baumgartner mulai naik ke atmosfer meninggalkan tempat peluncuran di Roswell, New Mexico, Amerika Serikat. Balon udara akan menuju ketinggian 38,6 km dari permukaan air laut.
Penerjunan Baumgartner hingga kembali mencapai permukaan Bumi ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit. Setengah dari perjalanan itu ditempuh dengan gerak jatuh bebas berkecepatan 1.110 km/jam alias menembus kecepatan suara. Setelahnya, parasut akan dibuka.
Dengan penerjunan ini, Baumgartner memecahkan tiga rekor sekaligus. Pertama adalah menjadi manusia pertama yang bergerak hingga menembus kecepatan suara tanpa bantuan alat apa pun. Otomatis, ia juga menjadi penerjun dengan kecepatan tertinggi.
Rekor lain, Baumgartner juga menjadi penerjun dengan titik penerjunan tertinggi. Rekor titik terjun tertinggi dipegang oleh Joe Kittinger dari US Air Force yang terjun dari ketinggian 31,3 km dari permukaan laut.
Sejumlah tantangan dihadapi Baumgartner. Ia mempertaruhkan nyawanya. Tekanan pada ketinggian penerjunan kurang dari 2 persen dari tekanan di muka air laut. Suhu juga sangat rendah. Jika pakaian khusus rusak, ia bisa terkena gejala ebullism alias darah mendidih.
Belum lagi soal teknik melompat. Jika melompat dengan posisi yang salah, ia akan bergerak dengan berputar-putar. Gerak putaran dengan kecepatan tinggi berpotensi merusak sistem kardiovaskuler, otak, dan mata.
Laporan terakhir AP beberapa menit yang lalu menyatakan bahwa penerjunan telah berhasil. Baumgartner berhasil mendarat di sebuah gurun di wilayah timur New Mexico setelah memulai perjalanan dari ketinggian yang sudah masuk lapisan stratosfer.
AP melaporkan, sesaat setelah pendaratan, Baumgartner mengangkat lengan sebagai tanda kemenangan. Misi pemecahan rekor berhasil dilakukan dengan sempurna. Baumgartner kembali dengan selamat
Blogroll
About
hi welcome to my world
-miracle is another name of hardwork-
Diberdayakan oleh Blogger.


